√ 10 Tempat Investasi Bitcoin di Indonesia (Izin Bappebti) - Qna Sains

√ 10 Tempat Investasi Bitcoin di Indonesia (Izin Bappebti)

investasi bitcoin di indonesia

Investasi Bitcoin?

Investasi bitcoin di indonesia merupakan hal yang baru dan hanya beberapa orang saja yang memahami cara berinvestasi bitcoin ditempat yang terpercaya. Sebelum membahas lebih dalam mengenai investasi bitcoin di indonesia, terlebih dahulu kita memahami dua kata kunci yaitu investasi dan apa itu bitcoin. Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan dimasa datang. Sedangkan Bitcoin adalah uang leketronik yang dibuat oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Artinya seorang investor mengeluarkan sejumlah dana dengan tujuan memperoleh keuntungan dari berinvestasi bitcoin.

Pengertian bitcoin?

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Bitcoin merupakan salah satu uang elektronik yang ada di Internet. Semua orang yang menggunakan internet untuk mencari uang elektronik pasti tahu tentang Bitcoin. Bitcoin adalah uang leketronik yang dibuat oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Nama Satoshi Nakamoto dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka (open source) yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan (P2P) peer-to-peer yang menghubungkan semuanya.

Jauh sebelum kemunculan Bitcoin, e-payment diciptakan untuk mempermudah transaksi online. Kita mentransfer sejumlah uang ke penyedia fasilitas, lalu sejumlah uang yang setara dengan jumlah transfer akan muncul di ‘dompet virtual’ dan bisa kita gunakan untuk bertransaksi. Namun bagi sejumlah orang, e-payment dirasa masih kurang menarik. Untuk membayar via e-payment, kita harus lebih dulu memiliki uang resmi, dimana uang resmi tersebut diatur oleh pemerintahan tertentu, mengalami inflasi, deflasi, dan memiliki batasan-batasan hukum. Bagi sejumlah warga dunia cyber, ini adalah batas-batas yang perlu didobrak.

Maka, pada 2009, Satoshi Nakamoto merilis software Bitcoin sebagai open source software. Dengan sarana-prasarana tertentu, semua orang bisa ‘menambang’ Bitcoin. Konsep ‘menambang’ uang sendiri langsung menyerap perhatian, baik dari kalangan warga cyber untuk memenuhi kebutuhan mereka, idealis yang memandang pemerintah ibarat sipir penjara, maupun spekulan yang cuma ingin meraup keuntungan. Sedangkan bagi vendor penyedia barang dan jasa, Bitcoin (BTC) menjadi sangat menarik karena pembayaran menggunakan Bitcoin tidak harus melalui persetujuan ataupun regulasi. Disamping proses yang tidak rumit, biaya transaksi pun dengan sendirinya menjadi lebih rendah, bahkan nol. Produsen game, restoran fast food, bahkan universitas telah menerima pembayaran dengan Bitcoin. Beberapa broker forex juga telah menerima Bitcoin, seperti eToro, AvaTrade, LiteForex, Bit4x, dan lain-lain.

Bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama, jadi Bitcoin dapat digunakan oleh siapa saja tanpa bergantung pada bank ataupun penerbit apapun. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan peer-ke-peer ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa Bitcoin-Bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang mempunyainya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.

Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin-Bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallett atau di simpan oleh sebuah servis wallett pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu BitcoinBitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin. Topologi peer-ke-peer Bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari Bitcoin-Bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak Bitcoin. Bitcoin memiliki 21 juta maksimum: Jumlah Bitcoins yang akan dikeluarkan dibatasi sebesar 21 juta. The Bitcoin “mining” (3) proses saat menciptakan 25 Bitcoins setiap 10 menit (jumlah dibuat akan dibelah dua setiap empat tahun), sehingga batas itu tidak akan tercapai sampai tahun 2140.

Pengertian Cryptocurrency
investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Pada era moderen sekarang ini dengan kemajuan teknologi yang ada maka muncullah istilah transaksi digital, dimana masyarakat dapat melakukan proses transaksi tanpa membawa uang kemana-mana. Transaksi digital yang sedang naik daun adalah cryptocurrency.

Dapat dipahami bahwa  cryptocurrency merupakan mata uang digital yang memiliki nilai untuk melakukan sebuah transaksi dan mata uang ini tidak dikelola oleh pemerintah melainkan mata uang global yang dapat dimiliki oleh siapapun.

Dalam melakukan pekerjaanya cryptocurrency memerlukan sebuah aplikasi yang disebut dengan wallet atau dompet, yaitu tempat yang digunakan untuk menampung serta menyimpan cryptocurrency. Adapun jenis dari wallet itu sendiri ada empat yaitu: 

  1. Wallet Desktop
  2. Wallet Web
  3. Wallet Aplikasi
  4. Wallet Hardware
Kelebihan dan kelemahan Cryptocurrency

Sebagai mata uang serta alat pembayaran pendatang baru cryptocurrency memiliki kelebihan dan kelemahan dibanding dengan mata uang lainnya.

Kelebihan cryptocurrency dibanding mata uang lainnya:

  1. Keamanan, cryptocurremcy dapat dikatakan aman karena setiap transaksi mata uang diatur oleh algoritma kriptografi sehingga tidak dimungkinkan ada celah untuk pemalsuan saldo mata uang. Setiap transaksi yang telah dilaksanan disimpan dalam database besar dan didistribusikan ke seluruh komputer yang tergabung dalam jaringan cryptocurrency.
  2. Mata uang global, mata uang cryptocurrency bukan merupakan mata uang dari sebuah negara namun penggunaanya dapat didistribusikan ke seluruh negara melalui internet sehingga membuat mata uang ini dapat dikatakan sebagai mata uang global dunia.
  3. Tabungan atau investasi, nilai cryptocurrency mengalami kenaikan dan penurunan sebesar dua puluh persen, hal ini membuat para pengguna cryptocurrency memilih menginvestasikan uang dan asset meraka pada cryptocurrency. Cryptocurrency sendiri menggantungkan harganya berdasarkan permintaan pasar, semakin banyak pengguna yang ikut terlibat dan bergabung dengan jaringan cryptocurrency maka, nilai cryptocurrency akan naik secara signifikan.

Kelemahan cryptocurrency dibanding mata uang lainnya antara lain sebagai berikut:

  1. Resiko kehilangan, cryptocurrency merupakan mata uang yang memiliki bentuk digital berupa sebuah file yang dapat disimpan pada smartphone dan komputer. Namun hal ini menjadikan cryptocurrency mudah hilang ketika alat tempat penyimpanan mengalami kerusakan atau file cryptocurrency tersebut terhapus tanpa sengaja. Kehilangan ini tidak dapat diansurasikan karena cryptocurrency tidak terikat oleh sebuah lembaga dan hukun sehinga tidak mendapat ansuransi. Solusi untuk masalah ini dengan menyimpan cryptocurrency pada pihak ketiga penyedia wallet web.
  2. Alat kejahatan dan pencucian uang, sistem cryptocurrency yang bersifat rahasia membuat cryptocurrency dapat dijadikan sebagai alat untuk kejahatan seperti pencucian uang dan pembelian senjata secara ilegal.Namun transaksi cryptocurrency diawasi oleh badan Financial Crimes Enviroment Network salah satu cabang Departemen Keuangan Amerika Serikat sebagai antisipasi penyalahgunaan. 
  3. Harga tidak stabil, harga cryptocurrency ditentukan berdasarkan tingkat pembelian dan penjualan dipasar sehingga harga cryptocurrency tidak dapat diperdisikan nilainya ini membuat harga cryptocurrency cenderung tidak stabil.

Siapakah Satoshi Nakamoto?

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Hadirnya Bitcoin, mata uang digital yang cukup fluktuatif, membuat jenis mata uang ini menjadi trend serta pilihan baru bagi transaksi di dunia internet, Satoshi Nakamoto dikenal sebagai pencipta Bitcoin. Berawal pada 3 Januari 2009 lalu, Satoshi Nakamoto meluncurkan 31.000 baris kode pemrograman dan mengumumkan lewat internet mata uang buatannya yang disebut Bitcoin.

Kehadiran awal Bitcoin juga ditandai oleh 50 Bitcoin pertama di dunia yang dihasilkan melalui sistem tersebut, yang kemudian hari dikenal dengan sebutan “Genesis Block”. Adalah Nakamoto sendiri yang menambang “Genesis Block” itu, pada 3 Januari 2009 lalu. Bitcoin tidak berbentuk koin, uang kertas, perak, apalagi emas. Ia tidak terlihat secara riil. Ia hanya mata uang digital.

Mata uang yang sepenuhnya dikendalikan oleh perangkat lunak. Setiap sepuluh menit atau lebih, Bitcoin akan didistribusikan pada mereka yang melakukan “penambangan”. Awalnya, Bitcoin populer di kalangan kriptografer, yaitu mereka yang berkecimpung dalam penelitian penyandian (kriptografi). Tak heran, kriptografi adalah pondasi tempat Bitcoin berdiri. Di masa awalnya, Nakamoto pun aktif di komunitas kriptografer. Ia dilaporkan cukup rajin membalas postingan di berbagai forum kriptografi.

Nakamoto sempat bersuara cukup keras, saat Wikileaks hendak memanfaatkan Bitcoin untuk menerima sumbangan. Ketika itu, Nakamoto memprotes rencana itu. Menurutnya Bitcoin belum siap untuk perhatian sebesar itu.

Apa itu Bitcoin Mining?

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Bitcoin mining adalah sebuah proses penghitungan matematik yang dilakukan pada jaringan Bitcoin. Seperti yang telah diketahui, Bitcoin berjalan dalam sebuah sistem online, dan tujuan dari penghitungan matematik tersebut adalah untuk melakukan verifikasi transaksi Bitcoin yang ada di Internet. Dengan melakukan verifikasi tersebut, seorang Bitcoin miner akan mendapatkan sebuah celah blok baru dalam jaringan Bitcoin yang berisi sejumlah Bitcoin baru dan bisa diambil. Di situlah seorang Bitcoin miner akan mendapatkan Bitcoin untuk dirinya. Semakin banyak proses verifikasi dan pemenuan blok baru, maka Bitcoin yang dapat ditambang akan semakin banyak pula. Mengerti?

Lalu bagaimana cara seseorang melakukan verifikasi dan menemukan blok baru dalam jaringan Bitcoin tersebut? Sama seperti membuka sebuah file word atau file musik, Bitcoin mining juga beker dengan cara yang sama. Untuk masuk kedalam jaringan Bitcoin tidak mudah karena komputer harus membuka file yang dilindungi dengan sistem keamanan yang ketat. Oleh karena itu untuk melakukan Bitcoin Mining harus mempunyai perangkat perangkat dengan sfesifikasi tinggi. Semakin tinggi komputer yang dipakai untuk proses mining, semakin banyak pula Bitcoin yang bisa didapatkan. 

Beragam Tahapan Bitcoin Mining?

Beberapa tahun sebelumnya untuk melakukan Bitcoin mining hanya menggunakan dan mengandalkan salah satu perangkat komputer yaitu CPU (Central Processing Unit). Dahulu untuk mela Melihat sejarah perkembangan Bitcoin mining, dulu kegiatan tersebut pertama kali dilakukan dengan mengandalkan salah satu perangkat hardware komputer yaitu CPU (Central Processing Unit). Dahulu berbekal sebuah komputer dengan CPU yang bagus, seseorang sudah bisa melakukan mining. Namun sekarang dengan sistem keaman Bitcoin yang sudah ditingkatkan, sistem CPU mining sudah tidak bisa lagi diandalkan.

Berkembang lagi, berikutnya para miner menggunakan GPU (Graphical Processing Unit). Hardware yang dikenal dengan istilah populer kartu grafis tersebut memang dapat diupayakan untuk melakukan Bitcoin mining. Dengan kemampuan prosesnya yang lebih kuat nyatanya sistem GPU mining jauh lebih handal dari CPU mining. Dan menurut pengalaman para miner yang pernah menggunakan sistem ini, kartu grafis ATI Radeon HD 5870 sempat dinobatkan sebagai yang terbaik untuk melakukan Bitcoin mining.

Beberapa waktu terakhir perkembangan Bitcoin mining semakin mutakhir hingga dikenal sebuah sistem yang dinamakan FPGA Mining (Field Programmable Gate Array). FPGA Mining merupakan gabungan perangkat komputer yang telah dilengkapi dengan tambahan Bitcoin mining rig. Bitcoin mining rig adalah sebuah perangkat hardware yang diciptakan sebagai pengganti fungsi CPU atau GPU yang mampu menjalankan proses pengolahan data mining Bitcoin dengan lebih cepat dan maksimal. Dengan sistem gabungan tersebut, maka perangkat komputer hanya akan memiliki 1 tugas yaitu mining Bitcoin. sama sekali tidak ada kegunaan yang lain.

Namun kekurangan dari sistem FPGA Mining  adalah tampilan perangkat yang digunakan akan sangat tidak teratur dan tidak enak dipandang mata karena penggunaan Bitcoin mining rig yang bertebaran dimana-mana. Oleh karena itu kini telah hadir teknologi perangkat penambang Bitcoin yang lebih ringkas yang tetap mampu mengakomodasi keperluan mining Bitcoin. Sistem tersebut adalah ASIC Mining.

Bitcoin di Indonesia?

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Dalam rentang waktu yang cukup singkat, Bitcoin menjadi sebuah pembahasan yang menarik di media informasi Indonesia. Berawal dari meroketnya harga jual Bitcoin di akhir tahun 2013 yang mencapai 1000 Dollar AS per 1 BTC, banyak orang Indonesia yang mulai melirik mata uang digital terenkripsi satu ini. Mereka yang semula hanya ‘diam diam’ menggeluti industri Bitcoin mulai berani buka suara tentang potensi keuntungan Bitcoin di masa depan.

Sebenarnya, Bitcoin pernah dianggap sebagai alat transaksi yang tidak sah di Indonesia. Dalam sebuah siaran pers yang dikeluarkan Bank Indonesia pada 2014, disebutkan bahwa Bitcoin dan virtual currency lainnya bukan mata uang atau alat pembayaran yang sah. Namun, seiring berjalannya waktu, Bitcoin mulai diterima di Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sudah memberikan kepastian hukum soal Bitcoin di Indonesia.

Ada empat peraturan Bappebti yang melegalkan perdagangan komoditas digital, berupa aset kripto maupun emas digital. Peraturan-peraturan itu antara lain:

  1. Peraturan Bappebti No. 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka
  2. Peraturan Bappebti No. 3 Tahun 2019 tentang Komoditi yang Dapat Dijadikan Subjek Kontrak Berjangka, Kontrak Derivatif Syariah dan/atau Kontrak Derivatif Lainnya yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka.
  3. Peraturan Bappebti No. 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.
  4. Peraturan Bappebti No. 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

Intinya, empat peraturan di atas akan menjadi landasan hukum dalam perdagangan aset kripto di Indonesia. Peraturan ini juga memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan industri emas digital di Indonesia. Dengan adanya empat peraturan ini pula, bisa dibilang bahwa jual-beli Bitcoin sudah legal di Indonesia.

10 Tempat investasi bitcoin di indonesia?

1. Indodax

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Indodax adalah platform jual beli (marketplace) aset kripto pertama di Indonesia. Dengan lebih dari 1,9 juta member terverifikasi, exchange ini diperkirakan terbesar di Indonesia saat ini, Tersedia versi aplikasi mobile dan website. Versi apps bisa diunduh gratis di PlayStore.

Indodax dimiliki PT. INDODAX NASIONAL INDONESIA yang sudah resmi terdaftar di  di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai Pengumuman NOMOR 331/BAPPEBTI.4/PENG/04/202.

2. TokoCrypto

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Tokocrypto adalah exchange aset digital untuk melakukan transaksi aset kripto. Berdiri sejak Juni 2017 dan di Mei 2020 TokoCrypto menerima investasi dari Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia saat ini. Tersedia versi aplikasi mobile dan website. Versi apps bisa diunduh gratis di PlayStore.

Tokocrypto dimiliki PT. Crypto Indonesia Berkat yang yang sudah resmi terdaftar di  di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai Pengumuman 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019.

3. Rekeningku

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Rekeningku.com adalah marketplace Cryptocurrency di Indonesia yang mempertemukan pembeli dan penjual cryptocurrency (aset digital) sesama member Rekeningku. Tersedia versi aplikasi mobile dan website, untuk apps diunduh di PlayStore.

Rekeningku dimiliki PT Rekeningku Dotcom Indonesia yang yang sudah resmi terdaftar di  di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai Pengumuman  006/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020 30 Maret 2020.

4. Pintu

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Pintu adalah exchange untuk membeli, menjual, menyimpan, dan mengirim mata uang crypto berbasis aplikasi di smartphone. Meski terbilang baru, fitur Pintu yang fokus di mobile apps, membuatnya jadi sangat mudah dipakai, menjadi ciri pembeda aplikasi Pintu dari para kompetitornya.

Pintu dimiliki PT Pintu Kemana Saja yang sudah resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai Pengumuman  006/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020 30 Maret 2020.

5. Luno

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Luno adalah exchange jual, beli, simpan dan transfer aset kripto asal Inggris dan masuk Indonesia sejak 2014. Tersedia versi aplikasi mobile yang bisa diunduh di PlayStore.

Luno dimiliki PT Luno Indonesia Ltd yang sudah resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai Pengumuman 007/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020 31 Maret 2020.

6. Trezor

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Kalau kamu sangat khawatir dengan keamanan data pribadimu, cobalah gunakan Trezor. Trezor dikenal sebagai dompet Bitcoin yang mengedepankan keamanan. Berdasarkan BitDegree, Trezor disebut sebagai dompet bitcoin yang paling aman. Trezor termasik ke dalam jenis dompet fisik. Dengan Trezor, kamu juga tetap bisa terhubung ke komputer, smartphone, tablet, atau perangkat lainnya untuk mengakses aset digital yang sudah kamu dapatkan.

Tidak hanya Bitcoin, di Trezor kamu juga bisa membeli lebih dari 600 jenis aset kripto lainnya tanpa perlu khawatir soal keamanan.

7. Electrum

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Kalau kamu suka sistem yang sederhana nan cepat, Electrum bisa jadi pilihan dompet Bitcoin untukmu. Electrum adalah salah satu alternatif dompet Bitcoin terbaik yang menggunakan sumber daya yang rendah. Dompet Bitcoin ini tersedia di berbagai sistem operasi dan perangkat, seperti Windows, Linux, Mac, dan juga Android.

8. Exodus

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Exodus merupakan salah satu pilihan dompet Bitcoin terbaik bagi banyak orang karena dapat digunakan dengan mudah di ponsel dan desktop tanpa bebas gangguan. Di Exodus, data pribadimu dipastikan aman karena kamu tidak perlu membagikan informasi personal untuk bertukar aset kripto. Bahkan, rekening bankmu juga tidak diperlukan di sini. Bitcoin dapat dibeli dengan mudah menggunakan deposito fiat.

9. Blockchain

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Kalau kamu merasa lebih cocok menggunakan dompet Bitcoin secara online, kamu juga bisa mencoba Blockchain. Blockchain adalah salah satu dompet Bitcoin terbaik yang mampu menyimpan tidak hanya satu mata uang digital. Di Blockchain, kamu juga bisa menyimpan Bitcoin Cash, Ethereum, dan juga Stellar.

Jual beli aset digital di Blockchain dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.Blockchain juga dapat diakses dengan smartphone. Pengguna Android dan iOS bisa bebas mengakses salah satu pilihan dompet Bitcoin terbaik ini kapan saja.

10. Pluang

investasi bitcoin

Image: qnasains.com

Mulai perjalanan investasimu pada aset kripto. Cara mudah untuk memiliki Bitcoin dan Ethereum. Investasi untuk masa depan, real-time, tanpa komisi. Dompet ini terbilang unggul untuk urusan keamanan. Kamu bisa menggunakan aplikasinya secara mobile baik di iOS maupun Android.

Views:
5181

All Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *