zZGtt-qkn6mCAfAe-AN_x-WwH-1css1uigqlqOqzVM8

Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka Untuk Skripsi

  • Bagikan
penulisan catatan kaki dan daftar pustaka-01
penulisan catatan kaki dan daftar pustaka-01

Penulisan Catatan Kaki?

Penulisan catatan kaki adalah keterangan-keterangan atau teks karangan yang ditempatkan pada kaki halaman karangan yang bersangkutan.

Fungsi Catatan Kaki?

Fungsi catatan kaki ini ialah menunjukan sumber informasi bagi pernyataan iliah yang terdapat dalam tulisan kita, sebagaitempat bagi catatan kecil yang kalu disatukan dengan uraian akan mengganggu kelancaran penulisan, untuk memberi keterangan tambahan, sebagai pemenuhan kode etik yang berlaku, dan sebagai penghargaan terhadap karya orang lain.

Contoh :

1 E. Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai. Cermat Bahasa Indonesia. Jakarta : Akademia Persindo. 1995.

Atau

1 E. Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai, Cermat Bahasa Indonesia, Jakarta : Akademia Persindo. 1995, hlm.141

Prinsip Membuat Catatan Kaki?

penulisan catatan kaki
Image: qnasains.com

1. Fungsi

Catatan kaki dicantumkan sebagai pemenuhan kode etik yang berlaku, sebagai penghargaan terhadap karya orang lain.

2. Pemakaian

Catatan kaki dipergunakan sebagai :

a. Pendukung keabsahan penemuan atau pernyataan penulis yang tercantum di dalam teks atau sebagai petunjuk sumber

b. Tempat memperluas pembahasan yang diperlukan tetapi tidak relevan jika dimasukan kedalam teks, penjelasan ini dapat berupa kutipan pula

c. Referensi silang, yautu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana/halaman berapa, hal yang sama dibahas di dalam tulisan

d. Tempat menyatakan penghargaan atas karya atau data yang diterima dari orang lain.

3. Penomoran

Penomoran catatan kaki dilakukan dengan menggunakan angka (1,2 dan seterusnya) di belakang bagian yang diberikan catatan kaki, agak ke atas sedikit tanpa memberikan tanda baca apa pun. Nomor itu dapat berurut untu setiap halaman, setiap bab, atau seluruh tulisan. Namun, sebaiknya untuk lebih efektif berurut untuk seluruh tulisan.

4. Penempatan

Catatan kaki dapat ditempatkan langsung dibelakang bagian yang diberi keterangan (catatan kaki langsung) dan diteruskan dengan teks.

Contoh :

Teks

1Abdul Chaer. Sintaksis Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta. 2009. hlm.108.

Cara yang lebih banyak dilakukan ialah dengan meletakannya pada bagian bawah (kaki) halaman pada akhir setiap bab.

Jenis-jenis Singkatan Catatan Kaki?

penulisan catatan kaki
Image: qnasains.com
  1. Ibid., (singkatan dari Ibidium, artinya sama dengan di atas), untuk catatan kaki yang sumbernya sama dengn catatan kaki yang tepat diatasnya. Ditulis dengan huruf besar, digarisbawahi/cetak miring, diikuti titik (.) dan koma (,) lalu nomor halaman.

Contoh: Ibid., hlm. 23

  1. Cit. (singkatan dari Opera Citato) artinya dalam karya yang telah dikutip., dipergunakan untuk catatan kaki dari sumber yang pernah dikutip, tetapi telah disisipi catatan kaki lain dari sumber lain. Urutannya yaitu : Nama Pengarang. Op. Cit. nomor halaman.

Contoh: Sabarti Akhadiah. Op. Cit. hlm. 23

  1. Cit (singkatan dari Loco Citato, artinya tempat yang telah dikutip), seperti diatas tetapi dari halaman yang sama. Nama Pengarang. Loc. Cit. (tanpa nomor halaman)

Contoh: Sabarti Akhadiah. Loc. Cit.

Unsur -unsur Catatan Kaki?

a. Untuk buku

  1. Nama pengarang (editor, penerjemah), ditulis dalam urutan diikuti koma/titik (,/.).
  2. Judul buku, ditulis dengan huruf kapital (kecuali kata-kata tugas) dan digarisbawahi/cetak miring.
  3. Nama atau nomor seri, kalua ada
  4. Data publikasi:
  • Jumlah jilid jika ada
  • Nomor cetakan kalua ada
  • Kota penerbit diikuti titik dua (:)
  • Nama penerbit diikuti titik (.)
  • Nomor jilid kalau perlu
  • Nomor halaman diikuti titik (.)

Contoh :

1Sabarti Akhadiah, Maidar G. Arsjad, dan Sakura H. Ridwan. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga. 2003. hlm. 34

b. Untuk arttikel dalam majalah berkala

  1. Nama pengarang
  2. Judul artikel, diantara tanda kutip “. . .”
  3. Nama majalah, digarisbawahi/cetak miring
  4. Nomor majalah jika ada
  5. Tanggal penerbitan
  6. Nomor halaman

Penerapan Catatan Kaki?

1. Dari buku

1Abdul Chaer. Sintaksis Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta. 2009. hlm.23.

2Ibid., hlm. 77.

3Abdul Chaer. Op. Cit. hlm. 18.

4Ibid., hlm.17.

5M. Ramlan. Loc. Cit.

2. Dari majalah

1Hafidz Farhan Masyafi. “Bumi Bergoyang Kembali”. Hidayatullah. No. 9. (1980). hlm. 17-18

3. Dari surat kabar

1Tajuk Rencana. Kompas. Jakarta. 7 Mei 1981.

2Artikel. Sinar Harapan. Jakarta. 29 April 1981.

4. Dari Sumber Yang Belum Dipublikasikan Seperti Tesis, Skripsi, Disertasi

Sabarti Akhadiah, “Pengaruh Materi Pengajaran Bahasa Indonesia, Lokasi Sekolah, dan Jenis Kelamin Terhadap Kemampuan Penalaran Ilmiah Siswa SMP” (disertai yang tidak diterbitkan. Fakultas Pascasarjana Institut Perguruan Tinggi dan Ilmu Pendidikan. Jakarta. 1983. hlm. 36.)

Pengertian Daftar Pustaka?

penulisan catatan kaki
Image: qnasains.com

Daftar Pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel dan bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau Sebagian karangan yang tengah digarap.

Tujuan Daftar Pustaka?

Daftar Pustaka bermaksud mentabulasi atau mendaftarkan sebuah sumber bacaan baik yang sudah dipublikasikan seperti buku, majalah, surat kabar, maupun yang belum dipublikasikan seperti paper, skripsi, tesis dan disertasi. Melalui daftar Pustaka ini, pembaca dapat mengetahui sumber-sumber apa saja yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah itu tanpa membaca seluruh tulisan terlebih dahulu.

Mengklasifikasikan Daftar Pustaka?

Daftar Pustaka secara keseluruhan merupakan sumber primer. Penggolongan terhadap daftar Pustaka seperti ini disebut penggolongan berdasarkan bidang, yaitu bidang masalah yang ditelaah.

Selain pembagian/klasifikasi berdasarkan bidang, daftar Pustaka dapat diklasifikasikan menurut jenis sumber ini didasarkan pada kelompok : buku, majalah, surat kabar, jurnal, skripsi, tesis, disertasi, tetapi pengelompokan berdasarkan jenis sumber ini akan dipelukan apabila daftar Pustaka memuat lebih dari dua puluh sumber referensi termasuk daftar Pustaka yang pendek.

Penyeleksian Sumber Referensi?

Dari semua buku yang kita baca tidak harus semuanya kita masukan kedalam daftar Pustaka. Hal ini disebabkan karena : 1. Sumber-sumber bacaan ini belum tentu semuanya termasuk sumber bacaan yang baik. Sumber bacaan yang kurang baik tidak akan membantu mutu  tulisan karya ilmiah. 2. Kadang-kadang sumber bacaan mengemukakan pendapat atau ide serta kesimpulan yang sama. Dari beberapa sumber yang sama ini, dipilih salah satu saja sebagai sumber referensi dalam daftar Pustaka.

Yang perlu diperhatikan dalam Menyusun daftar Pustaka ialah bahwa semua referensi dari sumber bacaan yang telah dimuat ke dalam catatan kaki harus dimasukan ke dalam daftar Pustaka.

Cara Menyusun Daftar Pustaka?

penulisan catatan kaki
Image: qnasains.com

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Menyusun Pustaka sebagai berikut :

  1. Daftar Pustaka tidak diberi nomor urut
  2. Nama penulis diurut menurut abjad
  3. Gelar penulis tidak dicantumkan walaupun dalam buku yang dikutip penulis menyantumkan gelar
  4. Daftar Pustaka diletakan pada bagian akhir tulisan
  5. Masing-masing sumber bacaan diketik dengan jarak baris satu spasi
  6. Jarak masing-masing bacaan dua spasi
  7. Baris pertama diketik dari garis tepi (margin) tanpa idensi dan untuk baris-baris berikutnya digunakan idensi empat/tujuh ketukan.

Disamping hal diatas ada beberapa petunjuk khusus yang perlu diperhatikan dalam mencantumkan atau menuliskan setiap sumber bacaan tadi. Hal-hal yang dimaksud sebagai berikut :

1. Nama Penulis

Jika penukis terdiri dari dua atau tiga orang, semua nama dicantumkan. Jika penulis lebih dari tiga orang ditulis singkat et.al. (dkk).

Pada dasarnya cara menyingkat nama penulis pada daftar Pustaka tidak berbeda dengan cara menyingkat pada catatan kaki. Akan tetapi bila penulisannya lebih dari satu orang, maka untuk penulisan pertama cara menyingkatnya agak berbeda yaitu : nama keluarga ditulis terlebih dahulu dengan lengkap, diberi tanda koma, kemudian nama sendiri disingkat atau tiak disingkat akhirnya (tidak ada) disingkat.

Contoh :

Good, C.V.A.S. Barr, and D.E. Scates . . . . . . .

2. Judul Tulisan/artikel

Cara menuliskan judul tulisan ketik dengan huruf kapital untuk setiap awal kata kecuali kata tugas. Judul tulisan diletakan di antara tanda kutip dan diakhiri dengan tanda koma. Judul tulisan diketik dengan jarak dua ketukan dari tanda titik di belakang nama penulis.

3. Nama buku atau majalah

Dalam daftar Pustaka nama buku atau nama majalah diketik dengan cara yang sama dengan judul tulisan yaitu dengan huruf kapital untuk setiap awalan kata dan diberi garis bawah, nama buku diakiri dengan tanda titik, tetapi untuk nama majalah diakhiri dengan tanda koma.

4. Data publikasi

Data publikasi dimulai dengan tempat penerbitan dan diakhiri dengan titik dua kemudian dengan jarak satu sela ketukan dilanjutkan dengan nama badan penerbit, ditutup dengan koma, sela satu ketukan kemudian diikuti tahun penerbitan yang ditulis dengan angka arab dan diakhiri dengan titik. Jarak data publikasi dengan judul dua sela ketukan.

Agar lebih jelas marilah kita perhatikan penjelasan yang disertai contoh-contoh berikut ini!

a. Buku

Unsur-unsur pokok daftar Pustaka yang bersumber dari buku yaitu :

  • Nama penulis
  • Judul
  • Data publikasi

Nama penulis. Judul buku. Tempat penerbitan. Badan penerbit, tahun penerbitan.

1). Penulisan daftar Pustaka terdiri atas satu orang penulis buku

Contoh :

Keraf, Gorys. Komposisi. Ende : Nusa Indah : 1980.

Robins, Adriane. The Writers Pratical Rbtoric. New York : John Wiley & Sons. 1980.

2). Penulisan daftar Pustaka terdiri dari dua orang penulis buku

Contoh :

Arifin, E. Zaenal, dan S. Amran Tasai. Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta : Akademia Persindo. 1995

Badudu, Abdul Muis dan Herman. 2005. Morfosintakisis. Jakarta : Rineka Cipta

3). Contoh daftar Pustaka dengan penulis buku terdiri atas tiga orang

Contoh :

Akhadiah, Sabarti, Maidar G. Arsjad, dan Sakura H. Ridwan. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga. 2003

4). Contoh daftar Pustaka dengan penulisan buku lebih dari tiga orang

Contoh :

Alwi, Hasan, dkk. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. 2003

5). Contoh dua buku yang ditulis oleh seorang penulis

Contoh :

Florence, P.S. Economic of Fatique and Unrest and the Efficiency of Labor in English and American Industri.

b. Penerbitan pemerintahan, Lembaga-lembaga iliah, dan organisasi lainnya

Unsur pokok :

  1. Lembaga yang bertanggung jawab atas penulisan dokumen
  2. Judul tulisan
  3. Data penerbitan

Contoh :

R.I. Majelis Permusyawarahan Rakyat Sementara.

Hasil-Hasil Sidang Umum ke-IV Tahun 1996.

Undang-Undang Dasar 1945

Format Penulisan?

penulisan catatan kaki
penulisan catatan kakImage: qnasains.com

1). Kertas

Kertas yang digunakan kuarto (241/4 x 28 cm) berat 80 gram.

2). Ketikan

Menggunakan mesin tik huruf pica dengan ketikan spasi (ekuivalen). Batas pengetikan 4 cm dari pinggir kiri, 3 cm dari pinggir kanan, dan 4 cm dari pinggir kanan, dan 4 cm dari atas dan 3 cm dari bawah kertas.

Menggunakan computer huruf arial 12 atau times new roman 12 dengan ketikan spasi (ekuivalen). Batas pengetikan 4 cm dari pinggir kiri, 3 cm dari pinggir kanan, dan 4 cm dari atas dan 3 cm dari pinggir kanan, dan 3 cm dari atas dan 3 cm dari bawah kertas.

3). Paragraph

Paragraph dimulai pada ketukan ketujuh dari garis margin

4). Karbon

Kertas karbon hitam

5). Nomer halaman

Nomor halaman diletakan disebalah kanan atas, kecuali halaman bagi bab baru, yang ditempatkan ditengah bawah.

6). Margin

Luar margin pada sebelah kiri dan atas 4 cm dan pada sebelah kanan dan bawah 3cm. margin sebelah kiri harus agak lebar karena kerangka ilmiah ini harus dijilid.

7). Halaman baru

Halaman baru dipergunakan untuk kata pengantar, daftar isi, daftar Pustaka, dan lampiran-lampiran.

8). Kutipan

Kutipan lebih dari empat baris diketik satu spasi, letaknya empat ketukan dari garis margin. Tetapi pada umumnya, baris pertama biasanya dimulai tujuh etukan ketik atau lima ketukan ketik dari garis margin seperti memulai garis paragraph baru.

9). Catatan kaki

Mengetik catatan kaki harus pada halaman yang sama dengan kutipannya. Pengetikan catatan kaki harus dipisahkan dari teks oleh garis sepanjang 14 ketukan dari garis margin, dan berjarak dua garis sps dari teks dan dari catatan kaki sendiri.

Kesimpulan?

Dari penjelasan diatas mengenai penulisan catatan kaki dan daftar pustaka untuk skripsi dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Penulisan catatan kaki adalah keterangan-keterangan atau teks karangan yang ditempatkan pada kaki halaman karangan yang bersangkutan.
  2. Fungsi catatan kaki ini ialah menunjukan sumber informasi bagi pernyataan iliah yang terdapat dalam tulisan kita, sebagaitempat bagi catatan kecil yang kalu disatukan dengan uraian akan mengganggu kelancaran penulisan, untuk memberi keterangan tambahan, sebagai pemenuhan kode etik yang berlaku, dan sebagai penghargaan terhadap karya orang lain.
  3. Daftar Pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel dan bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau Sebagian karangan yang tengah digarap.
  4. Daftar Pustaka bermaksud mentabulasi atau mendaftarkan sebuah sumber bacaan baik yang sudah dipublikasikan seperti buku, majalah, surat kabar, maupun yang belum dipublikasikan seperti paper, skripsi, tesis dan disertasi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *