zZGtt-qkn6mCAfAe-AN_x-WwH-1css1uigqlqOqzVM8

Pengertian Komunikasi, Fungsi dan Tujuan Komunikasi

  • Bagikan
ilmu komunikasi
ilmu komunikasi

Pengertian Komunikasi?

Pengertian komunikasi adalah sebuah tingkah laku perbuatan atau kegiatan penyampaian atau pengoperan lambing-lambang yang mengandung makna atau arti. Atau perbuatan penyampaian suatu gagasan atau informasi dari seseorang kepada orang lain atau suatu pemindahan atau penyampaian informasi mengenai pikiran dan perasaan-perasaan.

  1. Komunikasi proses dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.
  2. Komunikasi ini dapat diartikan sebagai proses antar pribadi dalam mengirim dan menerima symbol-simbol yang berarti bagi kepentingan mereka.

Istilah komunikasi dalam Bahasa inggrisnya disebut dengan communication, berasal dari kata communication atau dari kata communis yang berarti SAMA dan SAMA MAKNANYA atau PENGERTIAN BERSAMA, dengan maksud untuk mengubah pikiran, sikap, prilaku, penerima dan mealksanakan apa yang diinginkan oleh komunikator.

Dalam garis besarnya dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain. Komunikasi dapat berhasil baik apabila sekiranya timbul saling pengertian, yaitu jika kedua belah pihak si pengirim dan sipenerima informasi dapat memahami.

Sifat-sifat Informasi?

pengertian komunikasi
Image: qnasains.com

Sifat-sifat informasi adalah sebagai berikut :

  1. Informasi yang relevan dan tidak relevan. Yang dimaksud informasi relevan adalah informasi yang ada hubungannya atau ada kepentingannya bagi sipenerima, sedangkan informasi yang tidak ada hubungannya atau sedikit sekali kepentingan bagi sipenerima.
  2. Informasi dapat berguna dan kurang berharga. Sebagai contoh : informasi tentang kenaikan harga minyak tanah tidak berguna bagi suatu pinpinan kantor Depdikbud, tetapi ada gunannyabaginya sebagai pribadi (kepala keluarga)
  3. Informasi dapat tepat waktunya dapat pula tidak tepat waktunya.
  4. Informasi dapat valid dan tidak valid
  5. Faedah informasi

Setiap orang dalam setiap saat akan mengambil keputusan. Untuk mengambil keputusan yang tepat memerlukan informasi yang relevan, berguna, tepat dan benar.

  1. Tingkat hubungan dalam menyampaikan informasi

Informasi dapat disebut pesan. Pesan terjadi karena ada penyampaian pesan dan penerima pesan. Terjadi informasi membuat terjalinnya hubungan antara penyampai pesan dan penerima pesan.

Gaya komunikasi saat berhubungan dengan orang lain?

Empat orientasi nilai yang sangat besar pengaruhnya kepada cara orang berkomunikasi yaitu :

  1. Orientasi kepada Tindakan (disebut gaya 1) orang yang kuat dengan gay aini senang kepada Tindakan. Memecahkan Sesutu menjadi kesenangan.
  2. Orientasi kepada proses (diesebut gaya 2) adalah komunikasi yang berkaitan dengan orientasi kepada proses. Orang kuat dalam gay aini menyukai fakta-fakta. Mereka juga senang mengorganisasikan, membuat struktur, serta Menyusun strategi dan taktik.
  3. Orientasi kepada orang (disebut gaya 3) adalah gaya khas yang berorientasi pada orang. Individu-individu yang sering bergaya ini senang memusatkan perhatian pada proses sosial, intruksi antar manusia, Kerjasama, komunikasi, system sosial dan komunikasi.
  4. Orientasi kepada ide (disebut gaya 4) ditandai dengan orientasi kepada ide, orang yang berorientasi kepada ide menyukai konsep teori, pertukaran pikiran, inovasi, kreativitas serta hal-hal yang baru dan luar biasa.

Konsep dan lingkup komunikasi

Konsep komunikasi Pada mulanya, komunikasi yang tetap hanya terdapat pada masyarakat kecil, kelompok orang yang hidup berdekatan yang merupakan satu unit politik. Tetapi sekarang akibat dari kecepatan media informasi dan kompleksnya berbagai macam hubungan, maka komunikasi telah menjadi masalah semua orang.

Komunikasi adalah inti semua hubungan sosial, apabila orang telah mengadakan hubungan tetap, maka system komunikasi yang mereka lakukan akan menentukan apakah system tersebut dapat mempererat atau mempersatukan mereka, mereka mengurangi ketegangan atau melenyapkan persengketaan Ketika muncul.

Berbicara itu mudah, tetapi berkomunikasi dengan baik demikian halnya. Berbicara saja belum dapat menjamin apa yang dibicarakan itu dapat sampai kepada yang akan diharapkan memprolehnya.

Lingkup komunikasi

Dalam perkembangannya komunikasi maka sendirinya lingkup komunikasi mengalami perubahan yang mendasar. Banyak para ahli komunikasi yang menguraikan lingkup komunikasi.

Fungsi dan tujuan komunikasi

pengertian komunikasi
Image: qnasains.com

Fungsi?

  1. Informasi : pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, penyebaran berita, data, gambar, fakta dan pesan opini dan komentar yang dibutuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat.
  2. Sosialisasi (pemasyarakatan) : penyediaan sumber ilmu pengetahuan yang menginginkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya sehingga ia dapat aktif di dalam masyarakat.
  3. Motivasi : menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka Panjang, mendorong orang menentukan pilihannya dan keinginannya, mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan Bersama yang akan dikejar.
  4. Perdebatan dan diskusi : menyediakan dan saling menukar fakta yang diperlukan untuk memungkinkan persetujuan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah public, menyediakan bukti-bukti yang relevan yang diperlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dalam masalah yang menyangkut kepentingan Bersama ditingkat nasional dan local.
  5. Pendidikan : pengalihan ilmu pengetahuan sehingga mendorong pengetahuan intelektual, pembentuk watak dan Pendidikan keterampilan dan kemahiran yang diperlukan pada semua bidang kehidupan.
  6. Memajukan kebudayaan : penyebaran hasil kebudayaan dan seni yang dimaksud melestarikan warisan masa lalu, perkembangan kebudayaan dengan mempereluas horizon seseorang, membangunkan imajinasi dan mendorong kreativitas dan kebutuhan estetikanya.
  7. Hiburan : penyebarluasan sinyal, symbol, suara dan image dari drama, tari, kesenian, kususastraan, music, olahraga, permainan dan lain-lain untuk rekreasi, kesenangan kelompok dan individu.
  8. Integrasi : menyediakan bagi bangsa, kelompok dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti dan menghargai kondisi, pandangan dan keinginan orang lain.

Tujuan?

  1. Supaya yang kita sampaikan itu dimengerti. Sebagai pejabat ataupun komunikator kita harus menjelaskan kepada komunikan (penerima) atau bawahan dengan sebaik-baiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengikuti apa yang kita maksudkan.
  2. Memahi orang lain. Kita sebgai pejabat atau pemimpin harus mengetahui benar aspirasi masyarakat tentang apa yang diinginkannya, jangan mereka menginginkan arah untuk pergi kebarat tetapi kita memberikan jalan pergi ke timur.
  3. Supaya gagasan kita dapat diterima oleh orang lain. Kita harus berusa agar gagasan kita dapat diterima oleh orang lain dengan pendekatan yang persuasive bukan memaksakan kehendak.
  4. Menggerakan orang lain untuk melakukan sesuatu. Menggerakan sesuatu itu dapat bermacam-macam, mungkin berupa kegiatan. Kegiatan yang maksud disini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong, namun yang harus penting diingat adalah bagaimana cara yang baik untuk melakukannya.

Proses komunikasi?

ilmu komunikasi
Image: qnasains.com

Komponen dan unsur yang dicakup merupakan persyaratan komunikasi. Dalam Bahasa komunikasi komponen atau unsur adalah sebagai berikut :

  1. Source (sumber)
  2. Communicator (penyampai pesan)
  3. Message (pesan)
  4. Channel (saluran)
  5. Communicant (penerima pesan)
  6. Effect (hasil)

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam proses komunikasi?

a. Tahap proses komunikasi ,Menurut cutlip dan center komunikasi yang efektif harus dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu :

  1. Fact finding, adalah mencari dan mengumpulkan fakta dan data sebelum seorang melakukan kegiatan komunikasi
  2. Planning, dari fakta dan data yang dibuat suatu rencana tentang apa yang akan dikemukakan dan bagaimana mengemukakannya.
  3. Communicating, setelah planning disusun maka tahap selanjutnya dalah berkomunikasi.
  4. Evaluation, penilaian dan menganalisa Kembali untuk setiap kali, hasil komunikasi tersebut. Hal ini diperlukan untuk dijadikan bahan bagi perencanaan selanjutnya.

b. Prosedur mencapai efek yang dikehendaki, lebih jelas sebagai berikut:

  1. Attention (perhatian)
  2. Interest (rasa tertarik/kepentingan)
  3. Desire (keinginan)
  4. Decision (keputusan)
  5. Action (Tindakan)

Model-model komunikasi?

Ada 4 model komunikasi massa yakni :

1. Model jarum hipodemik

Model komunikasi massa ini didasarkan atas anggapan bahwa media masa maupun menimbulkan efek yang amat kuat. Artinya bahwa komunikan dapat dianggap bersifat pasif, dengan demikian media massa dianggap sangat ampuh terhadap komunikannya.

2. Model komunikasi satu tahap

Model ini didasarkan atas anggapan bahwa media massa secara langsung sampai pada kominikannya. Tidak menggunakan pemuka sebagai penerus pesan arti media massa tersebut. Namun model ini juga mengakui bahwa media bukan merupakan alat yang teramat kuat pengaruhnya dan efek bagi tiap komunikannya berbeda satu sama lain.

3. Model komunikasi dua tahap

Model ini beranggapan dalam penyampaian melalui media massa, tidak dapat langsung kepada publiknya tetapi pemuka pendapat. Artinya dari media massa sampai pada pemuka dapat kemudian baru para pemuka ini meneruskannya kepada kemunikannya yang dimaksud oleh media masa tadi.

4. Model komunikasi tahap ganda

Model ini beranggapan bahwa media massa tidak selalu langsung menuju/sampai pada komunikan yang dituju dan juga tidak selalu harus melalui pemuka pendapat.

Pengertian balikan (feed back)?

Dimuka telah dibahas bahwa sebagai suatu proses komunikasi dalam kegiatan/pelaksanaannya suatu yang berkesinanbungan : seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada komunikannya, pada pelaksaan ia juga merupakan komunikan Ketika komunikan tadi memberikan tanggapan kepadanya. Tanggapan ini biasanya disebut sebagai umpan balik atau feedback.

Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan bersifat negative yang kurang menyenangkan komunikator. Sedangkan kalua ditinjau dari  segi waktu yang disebut :

  1. Immediate feedback, terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung
  2. Deyed feedback, terjadi pada komunikasi yang menggunakan media, pada pelaksanaannya tertuda.

Media komunikasi dan komunikasi masa?

Pengertian komunikasi massa ialah komunikasi melalui atau menggunakan media massa. Disini komunikator harus menyiapkan pesan bagi publiknya yang beraneka ragam dengan jumlah yang besar. Selain itu feedback yang terjadi adalah feedback tertunda (dayed feedback). Keuntungan komunikasi dengan media massa adalah dapat menjangka audience yang sangat luas, namun kekurangannya adalah lebih menitikberatkan pada penyebaran informasi.

Karakteristik komunikasi masa?

Karakteristik komunikasi massa sebagai berikut :

  1. Bersifat simultan/serempak, ialah bahwa walaupun komunikasi berada pada jarak satu sama lain terpisah, tetapi media massa mampu membina keserempakan kontak dengan komunikasi dalam penyampaian pesan.
  2. Bersifat umum, ialah pesan yang disampaikan melalui media massa ditunjukan kepada umum dan disamping itu juga mengenai kepentingan umum.
  3. Komunikasinya heterogen, sebagai konsekuensinya daripada penyebaran teramat luas, maka komunikan dari komunikasi massa terdiri dari berbgai macam, inilh menjadikan komunikannya heterogeny.
  4. Berlangsung satu arah, ialah bahwa feedback yangterjadi adalah delayed feedback, berada komunikasi tatap muka.

Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi masa?

pengertian komunikasi
Image: qnasains.com

Factor-faktor yang mempengaruhi komunikasi pada umumnya, yakni kemungkinan berbagai hambatan yang dapat timbul. Oleh kerena itu perlu diketahui hambatan-hambatan tersebut :

  1. Kebisingan
  2. Keadaan psikologis komunikan
  3. Kekurangan keterampilan komunikator atau komunikan
  4. Kesalahan penilaian oleh kominikator
  5. Kurangnya pengetahuan komunikator/komunikan
  6. Bahasa
  7. Isi pesan berlebihan
  8. Bersifat satu arah
  9. Factor teknis
  10. Kepentingan/interest
  11. Prasangka
  12. Cara penyajian terlalu verbalistic dan sebagainya.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *